Squad Nusantara Kabupaten Tangerang Perkuat Peran dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Squad Nusantara (SN) Kabupaten Tangerang terus memperkuat perannya sebagai gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut menjadi fokus utama dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh SN, termasuk kegiatan Zoom UMKM SN Kabupaten Tangerang. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai topik seperti pengembangan Bank Sampah, sertifikasi halal, hingga rencana kolaborasi strategis dengan JNE.
Program Bank Sampah untuk Ekonomi Berkelanjutan
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa setiap pengurus PAC dan ranting diwajibkan memiliki Bank Sampah sebagai bagian dari gerakan ekonomi berkelanjutan. Program Bank Sampah ini sudah mulai berjalan, didukung dengan ketersediaan armada, peralatan, serta kendaraan operasional. Ke depan, Bank Sampah SN juga akan diperkuat melalui pembentukan akun media sosial resmi BSSN (Bank Sampah Squad Nusantara) untuk mendukung transparansi dan edukasi publik.
Sertifikasi Halal sebagai Nilai Tambah UMKM
Selain Bank Sampah, program verifikasi dan sertifikasi halal menjadi fokus utama SN Kabupaten Tangerang. Program ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM, khususnya di era pemasaran digital. Perwakilan JNE, Budi, menyampaikan bahwa sertifikat halal merupakan nilai tambah penting bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, UMKM yang telah memiliki sertifikat halal dan aktif di media sosial akan lebih mudah meyakinkan pembeli.
“Ketika UMKM sudah bersertifikat halal dan mampu memasarkan produknya melalui media sosial, ini menjadi nilai plus yang besar. Konsumen akan lebih yakin terhadap produk yang dijual,” ujarnya. Budi juga menyampaikan rencana pendataan UMKM yang telah menerima sertifikat halal untuk selanjutnya dikolaborasikan dengan program logistik JNE. Data tersebut akan menjadi dasar pengembangan strategi peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Tangerang dengan dukungan jasa pengiriman JNE.
Pelatihan UMKM dan Program JNE Keliling Kecamatan
DPC Squad Nusantara Kabupaten Tangerang juga akan menggelar pelatihan UMKM berbasis digital marketing, yang direncanakan mulai awal tahun 2026. Program ini tengah dikonsep bersama JNE dan akan dilaksanakan dengan sistem JNE keliling ke setiap kecamatan. Dalam skema tersebut, setiap PAC akan memiliki drop point JNE, sementara pelaku utamanya adalah UMKM di tingkat PAC dan ranting. UMKM diarahkan untuk berjualan melalui media sosial (non-marketplace), sehingga tidak bergantung pada platform marketplace besar.
“Marketplace saat ini dikuasai pedagang besar, sehingga UMKM sering tersisih dan kesulitan bersaing harga. Karena itu, kami ingin mendorong UMKM naik kelas lewat media sosial,” ujar Agung S Wibowo Ketua Squad Nusantara Kabupaten Tangerang. Ia menambahkan, JNE memiliki program khusus pengiriman makanan dengan jalur cepat, bahkan tersedia layanan satu hari sampai dan dua hari sampai. Peluang ini akan dimanfaatkan untuk mendukung UMKM kuliner agar produknya tetap aman dan cepat diterima konsumen.
SN sebagai Gerakan UMKM dan Kaderisasi
Lebih jauh, Agung menjelaskan bahwa Squad Nusantara Kabupaten Tangerang memandang UMKM bukan hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai pintu kaderisasi organisasi. Melalui program sertifikasi halal, pelatihan digital, hingga Bank Sampah, pelaku UMKM akan diarahkan menjadi bagian dari ekosistem SN.
“Gerakan UMKM ini bukan hanya ekonomi, tapi juga kaderisasi. UMKM kita support, kita buatkan grup, kita dampingi, dan mereka bisa menjadi kader-kader SN,” jelasnya. Dengan struktur organisasi yang sudah tersebar hingga tingkat PAC dan ranting, Squad Nusantara optimistis program ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Ke depan, Squad Nusantara Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan daya saing UMKM lokal dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Tinggalkan Balasan