Insiden Pohon Mahoni Raksasa yang Menimpa Rumah di Bandung

Warga Kota Bandung sangat marah setelah pohon Mahoni raksasa berusia ratusan tahun roboh menimpa rumah tinggal di Jalan Cihapit No. 23, Kecamatan Bandung Wetan, Kelurahan Cihapit. Kejadian mematikan ini terjadi pada Kamis, 11 Desember 2025, antara pukul 06.30 hingga 06.45 WIB, merusak parah atap, genting, dan fasilitas dalam rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa, meski pemilik rumah mengalami syok berat.

Bobby, anak dari pemilik rumah yang terdampak, menyampaikan keluhannya melalui video TikTok yang viral dan ditonton ribuan netizen. Ia menuduh Pemkot Bandung, khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), abai total meskipun keluarganya sudah melaporkan bahaya pohon tersebut hingga tiga kali selama setahun. “Pohon setinggi 20 meter ini sudah kami adukan, tapi dinas cuek. Sekarang roboh, mereka masih diam saja,” ujar Bobby via WhatsApp pada Jumat (19/12/2025).

Kronologi Bencana dan Pengaduan Sia-Sia

Pohon tua yang kondisinya rapuh sejak lama menjadi momok bagi warga sekitar. Keluarga Bobby mengirimkan surat resmi ke DPKP, tetapi tidak ada respons. Akibatnya, angin kencang pagi itu membuat pohon ambruk, tembus atap rumah, dan menciptakan kerugian materil besar. Video Bobby yang menyebar cepat di media sosial menggambarkan puing-puing rumah yang berantakan, serta memicu simpati netizen: “Pemda mana nih? Warga bayar pajak kok dibiarkan!”

Ancaman Somasi dan Gugatan Hukum

Muak dengan sikap pasif pemerintah, Bobby berjanji akan mengirimkan somasi resmi ke DPKP dalam waktu dekat. “Ini bukan soal uang, tapi keadilan. Mereka bertanggung jawab atas ketertiban kawasan kota,” tegasnya. Jika somasi diabaikan lagi, langkah selanjutnya adalah gugatan ke pengadilan atas dugaan kelalaian dan Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Bobby yakin Pemkot langgar Pasal 1365 KUHPerdata soal ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum. “Pohon milik negara yang rawan roboh, sudah dilapor, tapi dibiarkan, ini PMH murni. DPKP harus proaktif mencegah bahaya seperti ini, jangan sampai ada korban jiwa selanjutnya,” tambahnya.

Belum Ada Respons Resmi dari Pemkot

Hingga kini, DPKP dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan belum memberikan konfirmasi atau kunjungan ke lokasi. Kasus ini menjadi sorotan netizen Bandung tentang urgensi pemeliharaan pohon kota, terutama di kawasan padat seperti Cihapit. Bobby berharap aksi hukumnya menjadi pelajaran agar Pemkot lebih responsif menangani laporan warga.

Update Kasus Pohon Tumbang Bandung

  • Lokasi: Jl. Cihapit No. 23, Bandung Wetan
  • Tanggal: 11 Desember 2025
  • Kerusakan: Atap rumah hancur total
  • Langkah Warga: Somasi DPKP → Potensi gugat PMH
  • Status Pemkot: Belum tanggapi