Perayaan HUT ke-54 KORPRI di Jawa Tengah

Pada hari Senin, 1 Desember 2025, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpakaian seragam KORPRI hadir dalam upacara kesiapsiagaan peringatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di masing-masing instansi. Meskipun cuaca sedikit mendung dan gerimis, para peserta tetap antusias mengikuti rangkaian acara. Mereka berasal dari berbagai lembaga pemerintah, perguruan tinggi negeri, dan kementerian agama.

Meski ada beberapa peserta yang khawatir terkena hujan, namun rintik hujan tidak membesar dan upacara berjalan lancar. Tema utama peringatan HUT ke-54 KORPRI dari pusat adalah “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”. Tema ini bertujuan untuk memastikan ASN tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, mandiri dalam pengabdian, serta menjadi kekuatan moral yang profesional.

Menurut Yuyun Affandi, seorang guru besar Ilmu Tafsir, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun KORPRI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI. Acara ini digelar di Gedung Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. Tujuan umum dari MTQ ini adalah memperkuat tali silaturahmi dan persatuan antar anggota KORPRI, serta meningkatkan kinerja sebagai abdi negara. Selain sebagai ajang kompetisi, MTQ juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Agenda rutin kelembagaan KORPRI ini merupakan momentum strategis untuk mencetak ASN yang tidak hanya unggul dalam profesionalisme kerja, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan berakhlakul karimah. Sebagai bagian dari upaya meneguhkan nilai spiritual, moral, dan integritas dalam tubuh KORPRI, MTQ KORPRI dipandang penting sebagai bagian dari pembangunan SDM.

Seleksi tingkat provinsi ini menjadi ajang pencarian bibit unggul dalam mempersiapkan kafilah Jawa Tengah menuju MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional yang akan digelar pada tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil dari MTQ ini sangat menentukan, karena menjadi dasar bagi kafilah Jawa Tengah dalam kompetisi nasional.

MTQ Korpri yang diselenggarakan oleh DP Korpri Jawa Tengah bekerja sama dengan LPTQ Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh 263 peserta. Peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) se-Jawa Tengah. Para peserta berkompetisi dalam lima belas cabang lomba, termasuk hafalan 7 surat, hafalan Surat Al Baqarah, adzan, khutbah jumat, tilawah, cipta dan baca puisi islami, karya tulis ilmiah, hafalan hadis nabi, dakwah, kaligrafi dekorasi, kaligrafi digital, dan kaligrafi lukis kontemporer.

Penyelenggaraan MTQ ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas di antara ASN. MTQ Korpri Tingkat Provinsi Jawa Tengah menjadi barometer keberhasilan pembinaan spiritual dan mental ASN di Jawa Tengah, guna mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan religius.

Peserta MTQ berasal dari berbagai profesi, seperti penyuluh, perwakilan Kantor Kementerian Agama, delegasi dosen, utusan guru SMP, guru SLTA, guru MAN, guru MIN, dan beberapa pegawai dari dinas di kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, serta beberapa dinas kesehatan dan peternakan Jawa Tengah.

Setelah beberapa hari berjuang, mayoritas peserta masuk nominasi. Hasilnya, meskipun tidak ada keputusan tertulis tentang kejuaraan umum, terlihat jelas pada beberapa kolom Surat Keputusan bahwa Jepara mendapatkan kejuaraan terbanyak, melebihi Kota/Kabupaten lain. Hal ini menunjukkan bahwa para ASN Jepara telah mengalami perubahan signifikan secara intelektual akademis dan perjuangan mereka telah mencapai puncak kesuksesan.

Semoga para peserta MTQ ini mampu menghayati dan mengaplikasikan Al-Qur’an dalam kehidupan, khususnya dalam masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, daerah mereka akan menjadi wilayah thayyibah wa rabun Ghofuur, yang berarti bersih dan penuh ampunan. Seperti firman Allah dalam QS. Al-Hijr: 9, MTQ KORPRI menjadi bentuk komitmen ASN dalam menjaga Al-Qur’an melalui kegiatan ini.