
Penyelenggaraan Hakordia 2025 di Yogyakarta Lebih Hemat dan Efisien
KPK memastikan penyelenggaraan Hakordia 2025 di Yogyakarta berlangsung dengan efisien. Meski digelar selama 6–9 Desember 2025, anggaran kegiatan tahunan tersebut jauh lebih hemat dibanding Hakordia tahun-tahun sebelumnya yang biasa berlangsung di Jakarta.
“Anggaran setelah dihitung, dipertimbangkan, diperbandingkan dengan anggaran-anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan Hakordia 2024, 2023, dan tahun-tahun sebelumnya, ini jauh lebih hemat,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan, Rabu 3 Desember 2025.
“Meskipun dilaksanakan di luar Jakarta dengan melibatkan kegiatan-kegiatan yang side event-nya itu melibatkan komunitas, kemudian masyarakat, UMKM dan lain-lain, tapi secara hitung-hitungannya ini semua lebih hemat,” ucapnya melanjutkan.
Setyo menyebut, seluruh panitia berangkat dari Jakarta menuju Yogya menggunakan kereta api bukan pesawat, demi menekan biaya perjalanan.
“Kemudian juga penginapannya bukan yang kelas istilahnya hotel berbintang. Tapi kami pilih yang lokasinya dekat tetapi masih layak untuk digunakan oleh seluruh pegawai,” tuturnya.
Terlepas dari anggaran yang cukup efisien, kata Setyo, yang terpenting tujuan penyelenggaraan Hakordia 2025 ini tercapai.
“Karena sudah sekian tahun ini dilaksanakannya di Jakarta. Sebenarnya pernah di tahun 2014 itu juga pernah dilakukan di luar kota. Nah berarti sudah kurun waktu mungkin sudah 11 tahun,” katanya.
Terkait penyelenggaraan di Yogya, selain menginginkan ada suasana berbeda, lembaga antirasuah juga mau melibatkan pemerintah daerah, elemen masyarakat, budaya, pelajar, dan mahasiswa untuk ikut menyemarakkan acara ini.
“Dengan harapan bahwa di saat mereka terlibat dalam pelaksanaan Hakordia, setidaknya ini menjadi momentum dan bisa menjadi terekam dalam alam bawah sadarnya untuk melakukan perilaku-perilaku yang antikorupsi,” ucap Setyo.
Penghematan Anggaran yang Dilakukan
Pada kesempatan yang sama, Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menegaskan penghematan dilakukan secara ketat sampai ke fasilitas panitia di lapangan.
“Dibandingkan Hakordia tahun-tahun sebelumnya yang diadakan di Jakarta dengan durasi waktu yang katakan sehari-dua hari, kita selenggarakan di Yogya dalam durasi yang cukup panjang, 4 hari, tapi jauh lebih efisien, lebih hemat dibanding dengan penyelenggaraan Hakordia tahun-tahun sebelumnya,” ucap Aminudin.
Lebih lanjut, Aminudin membeberkan beberapa bentuk penghematan yang dilakukan lembaga antikorupsi.
“Mobilitas ke Yogya menggunakan kereta. Kemudian hotelnya, lokasinya pun kita setting setidaknya tidak menggunakan kendaraan sehingga kami dapat melangkah dan seterusnya, cukup jalan kaki,” tuturnya.
Tak hanya itu, panitia bahkan berbagi kamar untuk menekan biaya. Aminudin menyebut satu kamar hotel diisi tiga orang.
“Satu kamar kita isi bertiga. Untuk menggambarkan kita betul-betul menekankan efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan Hakordia tahun 2025 ini,” kata Aminudin.
Strategi Efisiensi dalam Pelaksanaan
Strategi penghematan ini mencakup berbagai aspek, termasuk transportasi, akomodasi, dan penggunaan sumber daya. Dengan memilih kereta api sebagai transportasi utama, KPK berhasil mengurangi biaya perjalanan yang biasanya tinggi jika menggunakan pesawat terbang.
Selain itu, pemilihan akomodasi yang dekat dengan lokasi kegiatan juga memberikan kontribusi besar dalam penghematan. Hotel yang dipilih tidak memiliki fasilitas mewah, namun tetap memenuhi standar kenyamanan yang diperlukan bagi para panitia.
Penggunaan sistem kamar yang berbagi antar peserta juga menjadi salah satu cara efektif dalam mengurangi biaya penginapan. Dengan satu kamar diisi tiga orang, KPK berhasil mempertahankan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan atau kualitas pelaksanaan acara.
Tujuan Utama Hakordia 2025
Tujuan utama dari penyelenggaraan Hakordia 2025 adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang anti-korupsi. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti komunitas, UMKM, dan pelajar, acara ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Keterlibatan pemerintah daerah dan elemen budaya juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Dengan melibatkan masyarakat lokal, KPK berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung nilai-nilai anti-korupsi secara alami.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, KPK juga mengandalkan partisipasi aktif dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan pelajar, untuk turut serta dalam kegiatan yang diselenggarakan. Hal ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya menjunjung integritas dan transparansi dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Penyelenggaraan Hakordia 2025 di Yogyakarta menjadi contoh nyata dari upaya KPK dalam menjalankan kegiatan dengan efisiensi dan penghematan yang maksimal. Dengan berbagai strategi yang diterapkan, KPK berhasil menciptakan suasana yang berbeda dan lebih hemat, sekaligus mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap anti-korupsi.

Tinggalkan Balasan