Pelantikan Sekda Kabupaten Blitar
Pada hari Kamis (16/10/2025) malam, Khusna Lindarti resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar oleh Bupati Blitar, Rijanto. Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Blitar, Jawa Timur. Khusna Lindarti sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Blitar.
Dalam proses seleksi pengisian jabatan Sekda Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti berhasil masuk tiga besar terbaik. Dua nama lain yang juga masuk tiga besar adalah Priyo Suhartono, Sekda Kota Blitar, dan Rully Wahyu Prasetyowanto, Inspektur Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar, Rijanto menjelaskan bahwa proses seleksi untuk jabatan Sekda berlangsung cukup panjang. Tahapan dimulai dari permohonan izin ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui gubernur serta pembentukan panitia seleksi. Ia menyatakan bahwa panitia bekerja secara profesional tanpa campur tangan pihak luar.
“Panitia bekerja profesional. Sejak awal kami menyampaikan tidak cawe-cawe (seleksi jabatan sekda). Mereka bekerja profesional,” ujar Rijanto.
Menurutnya, jumlah peminat dalam seleksi jabatan Sekda Kabupaten Blitar cukup banyak. Ada enam pendaftar, namun hanya lima yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, tim memilih tiga nama terbaik. Dari tiga nama tersebut, akhirnya dipilih satu nama, yaitu Khusna Lindarti.
“Tiga besar ini yang terbaik. Tapi, ada nilai riil yang membedakan, termasuk nilai riil tertinggi ada di Khusna Lindarti,” jelasnya.
Hasil seleksi terbuka juga sudah dilaporkan ke Mendagri dan BKN. Bupati Rijanto juga telah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Blitar untuk menentukan satu nama terbaik menjadi Sekda Kabupaten Blitar.
“Dari yang tiga terbaik ini kami pilih satu yang terbaik menjadi sekda. Apalagi, dalam kondisi sulit di pemerintahan saat ini, kami butuh figur sekda yang bisa membantu kerja kepala daerah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa posisi jabatan Sekda sangat strategis sebagai pemimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sekda memiliki peranan sebagai komunikator, menjebatani komunikasi antara kepala daerah dengan DPRD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Selain itu, sekda juga harus memiliki loyalitas dalam membantu pimpinan daerah menjalankan visi misi. “Kebetulan Bu Khusna ini sebelumnya juga menjabat Pj Sekda Kabupaten Blitar. Berarti dia juga ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kami sering kali rapat dengan Bu Khusna soal anggaran dan ternyata beliau bisa,” ujarnya.
Proses Seleksi yang Transparan
Proses seleksi jabatan Sekda Kabupaten Blitar dilakukan secara transparan dan profesional. Mulai dari pendaftaran hingga penilaian, semua tahapan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam menjaga kualitas dan integritas pejabat yang akan menjabat.
Adapun beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan Sekda antara lain:
- Pengalaman dan kompetensi: Khusna Lindarti memiliki pengalaman yang cukup dalam berbagai jabatan di lingkungan pemerintahan.
- Kemampuan manajerial: Kemampuan dalam mengelola sumber daya dan mengambil keputusan yang tepat menjadi faktor penting.
- Loyalitas dan dedikasi: Keberhasilan dalam menjalankan visi dan misi pemerintah daerah juga menjadi pertimbangan utama.
Peran Sekda yang Strategis
Sebagai Sekda, Khusna Lindarti akan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kepala daerah. Beberapa tanggung jawab utama yang akan diemban oleh Sekda antara lain:
- Koordinasi antar lembaga: Menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dengan lembaga legislatif, seperti DPRD.
- Pengelolaan anggaran: Memastikan alokasi dana pemerintah daerah digunakan secara efektif dan efisien.
- Pengawasan internal: Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah daerah.
- Komunikasi publik: Menjadi wajah pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan