Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi akan menjadi tujuan utama wisatawan selama liburan akhir tahun, termasuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Wisatawan dari luar kota perlu memperhatikan rute alternatif jika ingin menuju Jalan Malioboro, yang merupakan salah satu destinasi paling populer di Jogja.

Penutupan sementara Jembatan Kewek menyebabkan kendaraan dilarang melintas di jalur tersebut. Akibatnya, para pengemudi harus memutar melalui Stadion Kridosono, yang berpotensi menyebabkan kemacetan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.



Untuk membantu wisatawan menghindari kemacetan, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Chrestina Erni Widyastuti, memberikan beberapa rekomendasi. Salah satunya adalah menggunakan transportasi umum, khususnya TransJogja.

Menurut Erni, wisatawan yang datang dari arah utara atau Terminal Jombor disarankan naik jalur 8 dan 9. Sementara itu, pengunjung dari Bantul dapat menggunakan jalur 15 melalui Terminal Palbapang.

  • Wisatawan dari arah barat atau Halte Gamping bisa memilih jalur 6 dan 10.
  • Bagi yang berasal dari timur, seperti dari Terminal Prambanan, jalur 1A sangat cocok digunakan.

Selain itu, Erni menyarankan penggunaan aplikasi TransJogja untuk memantau waktu kedatangan armada. Aplikasi ini bisa membantu wisatawan mengetahui estimasi waktu tunggu, sehingga tidak terjebak dalam antrian panjang.



Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas diberlakukan karena penutupan Jembatan Kewek secara parsial. Pihaknya juga mengimbau pengemudi untuk lebih waspada saat melewati area sekitar Stadion Kridosono.

Ia menegaskan, kendaraan yang ingin menuju Malioboro akan menghadapi seleksi. Proses seleksi ini bertujuan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang parah.

  • Seleksi kendaraan akan dilakukan di perempatan depan Gramedia.
  • Petugas akan dikerahkan di lokasi tersebut untuk mengatur buka dan tutupnya akses.

Hasto juga menyampaikan bahwa jika kondisi arus lalu lintas sudah overload, maka akan dilakukan penyaringan kendaraan besar, seperti bus, dari jalan Yogya-Solo.

  • Kendaraan-kendaraan besar akan diarahkan ke ring road.
  • Setelah sampai di Jalan Magelang, mereka bisa berbelok ke arah Pingit dan parkir di Ngabean.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus lalu lintas selama libur Nataru dapat berjalan lancar, serta memberikan pengalaman yang nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.