Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Cirebon
Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura Palimanan–Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada malam hari Kamis (16/10/2025). Truk tronton menabrak enam kendaraan yang digunakan oleh petugas PLN yang sedang melakukan pekerjaan di pinggir jalan. Dua orang petugas PLN meninggal dunia di tempat kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Raya Desa Kebonturi, Kecamatan Arjawinangun. Truk tronton bernomor polisi S 8871 UE melaju dari arah Palimanan menuju Arjawinangun. Tiba-tiba, truk tersebut menyeruduk tiga mobil dan tiga sepeda motor milik petugas PLN yang sedang mencari titik gangguan jaringan listrik di bahu jalan.
Menurut informasi yang diperoleh, truk tronton diduga dikemudikan dengan kurang hati-hati. “Para korban merupakan pekerja PLN yang tengah memperbaiki gangguan jaringan,” ujar Kasubnit I Gakkum Satlantas Polresta Cirebon, Iptu Mei Hadi Kusuma, dalam keterangan resminya.
Kondisi Jalan dan Faktor Penyebab
Menurut Mei, kondisi jalan di lokasi kejadian baik dan lurus dengan aspal mulus serta cuaca cerah. Hasil olah TKP menunjukkan bahwa jalan dalam kondisi bagus, tidak licin dan tidak hujan. Cuaca cerah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perjalanan truk tersebut. Namun, kelalaian pengemudi menjadi faktor utama penyebab kecelakaan beruntun itu.
“Jalan dalam kondisi bagus, tidak licin dan tidak hujan. Hanya saja, pengemudi truk kurang waspada,” ucapnya.
Identitas Korban dan Kerugian Materil
Dua pekerja PLN yang meninggal dunia di lokasi masing-masing bernama Jakaria (35), warga Desa Kroya, Kecamatan Panguragan dan Ahmad Shobirin (30), warga Desa Warujaya, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Sementara dua korban luka yakni Arif Zaenudin (32) dan Bakirudin (24), keduanya juga pekerja PLN, segera dilarikan ke RSUD Arjawinangun untuk mendapat perawatan medis.
Anom menyebut, total ada tujuh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, terdiri dari tiga mobil PLN, satu pikap dan tiga sepeda motor. Seluruh kendaraan kini diamankan di Mako Polsek Arjawinangun sebagai barang bukti.
“Semua barang bukti sudah kami amankan, termasuk truk tronton yang menjadi penyebab utama kecelakaan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp 100 juta,” jelas dia.
Pemeriksaan Pengemudi dan Suasana Duka
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian, termasuk rekan kerja korban yang selamat. Sementara itu, pengemudi truk tronton berinisial DTW (46), warga Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini tengah dimintai keterangan oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon.
“Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengemudi. Untuk sementara, kecelakaan ini murni akibat kelalaian manusia,” katanya.
Suasana duka menyelimuti rekan-rekan sesama petugas PLN yang malam itu turut berada di lokasi. Mereka tak menyangka kegiatan rutin mencari titik gangguan jaringan listrik berujung tragedi. Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pengemudi untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan berkendara, terutama di jalur-jalur yang sering dilalui kendaraan besar.

Tinggalkan Balasan