Idnnews.id.CO.ID – JAKARTA.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengambil keputusan untuk membagikan dividen tunai sementara atau interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 100 per saham. Keputusan ini telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris Bank Mandiri pada 18 Desember 2025, seperti yang diumumkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menjelaskan bahwa total nilai dividen interim yang akan dibagikan diperkirakan mencapai antara Rp 9 triliun hingga Rp 9,33 triliun. Besaran tersebut ditentukan berdasarkan jumlah saham yang beredar pada tanggal pencatatan (recording date), dengan memperhitungkan realisasi pembelian kembali saham (buyback) perseroan.

“Perhitungan nilai dividen ini telah mempertimbangkan realisasi pembelian kembali saham perseroan hingga recording date,” ujar Adhika pada Senin (22/12/2025).

Berikut adalah jadwal pembagian dividen interim Bank Mandiri:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 5 Januari 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 6 Januari 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 7 Januari 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 8 Januari 2026
  • Recording date (DPS): 7 Januari 2026 pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran dividen: 14 Januari 2026

Dividen interim ini didasarkan pada kinerja keuangan perseroan hingga 30 September 2025. Hingga periode tersebut, Bank Mandiri mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 37,73 triliun.

Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp 214,27 triliun, dengan total ekuitas mencapai Rp 313,84 triliun.

Perkembangan Finansial Bank Mandiri

Bank Mandiri terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Pembagian dividen interim ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap para pemegang saham atas kinerja keuangan yang baik.

Kebijakan pembagian dividen ini juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kemampuan perusahaan dalam menjaga stabilitas keuangan dan tetap mampu memberikan hasil yang optimal bagi pemegang saham.

Selain itu, pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan oleh Bank Mandiri juga menjadi faktor penting dalam menentukan besaran dividen. Buyback bertujuan untuk meningkatkan nilai saham dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.

Tantangan dan Peluang di Tahun 2026

Meski pembagian dividen interim menjadi kabar baik, Bank Mandiri juga menghadapi tantangan di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berubah. Kenaikan suku bunga, inflasi, serta ketidakpastian ekonomi global bisa memengaruhi kinerja perusahaan.

Namun, dengan modal yang kuat dan strategi bisnis yang solid, Bank Mandiri siap menghadapi berbagai tantangan tersebut. Dengan adanya dividen yang dibagikan, perusahaan juga berupaya menjaga hubungan yang baik dengan investor dan pemegang saham.

Analisis Pasar

Berdasarkan data terbaru, harga saham Bank Mandiri tercatat naik setelah pengumuman pembagian dividen interim. Hal ini menunjukkan bahwa pasar mengapresiasi kebijakan perusahaan yang proaktif dan transparan.

Adapun grafik pergerakan harga saham Bank Mandiri dapat dilihat melalui platform TradingView.