Perolehan Pita Frekuensi 1,4 GHz oleh MyRepublic Indonesia
MyRepublic Indonesia, yang merupakan entitas anak dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), berhasil menjadi pemenang dalam lelang pita frekuensi 1,4 GHz. Pemenang lelang ini disebut sebagai peringkat tertinggi yang diumumkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. Pita frekuensi ini berlaku untuk dua regional, yaitu Regional 2 yang mencakup Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara, serta Regional 3 yang meliputi Kalimantan dan Sulawesi.
“Selanjutnya, PT Eka Mas Republik akan ditetapkan sebagai pemenang seleksi setelah diterbitkannya penetapan oleh Menteri Komunikasi dan Digital,” jelas Timotius Max Sulaiman, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia dalam rilis Sabtu (18/10).
Kemenangan ini membuka peluang bagi MyRepublic Indonesia untuk memperluas layanan internet berkecepatan tinggi dan memperkuat konektivitas digital nasional, khususnya di luar Pulau Jawa. Melalui penggunaan pita frekuensi 1,4 GHz, perusahaan akan memperluas akses internet broadband ke daerah-daerah yang selama ini belum terlayani secara optimal. Hal ini bertujuan untuk menyediakan konektivitas yang lebih merata bagi masyarakat di Indonesia.
Upaya Berkelanjutan dalam Memperkuat Konektivitas Nasional
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MyRepublic Indonesia dalam memperkuat fondasi konektivitas nasional yang merata dan inklusif. “Perolehan pita frekuensi 1,4 GHz ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan internet yang lebih luas, cepat, dan andal bagi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Indonesia untuk terus berkontribusi nyata dalam mendukung pemerintah mempercepat pemerataan akses internet dan transformasi digital nasional, sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati koneksi yang stabil, berkualitas serta terjangkau,” ujar Timotius.
Fokus bisnis MyRepublic Indonesia pada Regional 2 dan 3 didasarkan pada potensi wilayah tersebut. Wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi memiliki kebutuhan konektivitas tinggi namun masih memiliki tingkat penetrasi internet yang terbatas.
Penggunaan Spektrum 1,4 GHz untuk Fixed Wireless Access (FWA)
Dengan memanfaatkan spektrum 1,4 GHz yang ideal untuk Fixed Wireless Access (FWA), MyRepublic Indonesia dapat mempercepat perluasan akses internet berkualitas ke lebih banyak masyarakat tanpa mengorbankan kualitas jaringan. Layanan internet berbasis FWA ini akan melengkapi layanan internet berbasis jaringan fiber optik (FTTH) yang telah dimiliki, sehingga keduanya dapat saling mendukung dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan pengalaman konektivitas pelanggan di berbagai wilayah.
“Kami percaya ketersediaan infrastruktur digital yang kuat dan inklusif merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional di era digital. MyRepublic Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi tersebut, sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi kebanggaan Indonesia,” tambah Timotius.
Persiapan untuk Layanan FWA di Wilayah yang Dimenangkan
Ke depan, MyRepublic Indonesia akan memfokuskan langkah pada kesiapan teknis, operasional, dan komersial untuk menghadirkan layanan FWA di wilayah yang telah dimenangkan. Hingga saat ini, MyRepublic Indonesia telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan di lebih dari 162 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.
“Pencapaian ini menandai dedikasi perusahaan selama satu dekade dalam menghadirkan inovasi, memperluas akses digital, dan mendukung percepatan transformasi ekonomi berbasis teknologi di Indonesia,” papar Timotius.

Tinggalkan Balasan