Amanda Manopo dan Kenny Austin, dua bintang sinetron yang kini resmi menjadi pasangan suami istri, telah menikah pada 10 Oktober lalu. Kabar pernikahan mereka langsung mencuri perhatian publik dan menjadi topik pembicaraan di berbagai media sosial.

Ternyata, Amanda memang sengaja menjaga kerahasiaan segala persiapan pernikahannya. Ia bahkan baru memberitahu keluarganya bahwa dirinya akan menikah dengan Kenny setelah semua persiapan selesai.

Dalam wawancara dengan Sara Wijayanto, Amanda mengungkapkan bahwa keputusan untuk menikah sudah ia ambil jauh-jauh hari.

“Keluarga pun (tahunya), Manda datang sudah dengan keputusan ini (mau nikah)?” tanya Sara Wijayanto kepada Amanda Manopo, dikutip dari kanal YouTube Comic 8 Revolution.

“Dengan keputusan itu, dan untuk tamu undangan, tahunya pas di tanggal 29 (September) ketika kita nyebar undangan,” jawab Amanda.

Pemain sinetron Mermaid in Love ini juga menyiratkan bahwa persiapan pernikahannya tidak dilakukan secara mendadak. Ia dan Kenny telah melakukan persiapan selama beberapa waktu.

“Persiapan sudah lumayan lama. Jadi kita harus matangin ini semua, dari vendor, baju, semuanya kita matangin. Terus baru ngomong secara terbuka kita akan nikah tuh pas tanggal 29 kita nyebar undangan. Jadi memang surprise semuanya,” kata Amanda.

Menurutnya, pesta pernikahan ini benar-benar menjadi kejutan bagi banyak orang.

“Memang geger banget. Aku sama Kenny niatnya tuh, kalau dari awal kasih tahu prosesnya, aku gak mau ada campur tangan orang lain. Nanti orang akhirnya, ya, gak tahu, ya, mungkin ada yang mendoakan baik, tapi kan ada juga yang mendoakannya bisa yang gak baik,” imbuhnya.

Selain itu, Amanda menegaskan bahwa ia tidak ingin meminta bantuan siapa pun dalam merencanakan pernikahannya. Ia lebih memilih untuk menentukan sendiri semua kebutuhan yang dibutuhkan.

“Aku tidak minta bantuan siapa pun. Ini paling aku sama Kenny kita bekerja sama. Paling dibantuin sama Angel, untuk ingatin aku misal lupa bayar vendor. Tapi semuanya hanya campur tangan aku dan Kenny, bahkan manajer mau bantuin tapi kita tolak,” ungkap Amanda.



Dari penjelasan Amanda, terlihat bahwa ia dan Kenny sangat memprioritaskan privasi dalam merencanakan pernikahan mereka. Mereka ingin agar acara tersebut berjalan sesuai dengan rencana yang telah mereka susun tanpa gangguan dari pihak luar.

Keputusan ini juga menunjukkan bahwa Amanda dan Kenny memiliki komitmen yang kuat dalam menjalani hubungan mereka. Mereka memilih untuk fokus pada kebahagiaan bersama, bukan pada opini atau intervensi dari orang lain.

Dengan pengambilan keputusan yang matang dan penuh pertimbangan, Amanda dan Kenny berhasil membuat acara pernikahan yang spesial dan penuh makna. Kehidupan mereka sebagai pasangan suami istri kini mulai memasuki babak baru, yang diharapkan akan penuh cinta dan harmoni.