Proyek Jalan Tol Geta Akan Dilelang Tahun Depan

Pembangunan jalan tol Gedebage–Tasikmalaya (Tol Geta) akan segera memasuki tahap lelang pada tahun depan. Proyek ini merupakan salah satu dari 19 proyek jalan tol yang akan dilelang di tahun 2026. Total investasi yang diperkirakan mencapai Rp 408,68 triliun, dengan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 27,55 miliar untuk pendanaan tahap awal.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachman Arief, menjelaskan bahwa dari total anggaran tersebut, sebesar Rp 23,33 miliar dialokasikan khusus untuk persiapan 19 proyek tol, termasuk Tol Geta. Penjelasan ini disampaikan dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta.

Progres Pembangunan Tol Geta

Tol Geta sudah berada dalam tahap pembebasan tanah, meskipun proses lelangnya telah dilakukan dua kali dan belum ada pemenang. Pemerintah berencana melanjutkan proses lelang tahun depan sebagai bagian dari rencana pengembangan infrastruktur nasional.

Proyek ini juga telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Permenko Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022. Target penyelesaian ruas Gedebage–Tasikmalaya ditetapkan pada 2024.

Wilayah yang Terkena Dampak Tol Geta

Sebanyak 28 desa di enam kecamatan di Kabupaten Bandung akan terkena dampak pembangunan Tol Geta. Daftar wilayah tersebut antara lain:

  • Kecamatan Cicalengka
  • Desa Bojong
  • Desa Mandalawangi
  • Desa Narawita
  • Desa Margaasih
  • Desa Ciherang
  • Desa Ganjar Sabar
  • Desa Citaman
  • Desa Nagreg

  • Kecamatan Paseh

  • Desa Cigentur
  • Desa Karangtunggal
  • Desa Tangsimekar
  • Desa Cijagra
  • Desa Cipedes

  • Kecamatan Bojongsoang

  • Desa Tegalluar
  • Desa Sukamanah

  • Kecamatan Solokan Jeruk

  • Desa Cibodas
  • Desa Langensari
  • Desa Padamukti
  • Desa Panyadap

  • Kecamatan Cikancung

  • Desa Srirahayu
  • Desa Mekarlaksana
  • Desa Ciluluk
  • Desa Cikancung
  • Desa Mandalasari
  • Desa Cihanyir

  • Kecamatan Rancaekek

  • Desa Bojongloa
  • Desa Tegal Sumedang
  • Desa Sukamanah

Profil Tol Geta

Awalnya, Tol Geta dirancang membentang sepanjang 206,65 kilometer, terdiri dari:

  • Jawa Barat: 171,40 km
  • Jawa Tengah: 35,25 km

Namun, pada perkembangan terbaru, proyek hanya akan berjalan hingga wilayah Tasikmalaya.

Jika seluruh ruas terealisasi, Tol Geta akan menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia, menggeser rekor Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189 km.

Struktur Tol Geta

Tol Geta terdiri dari dua seksi utama:

  • Seksi 1: Junction Gedebage–Garut Utara (45,20 km)
  • Seksi 2: Garut Utara–Tasikmalaya (50,32 km)

Dengan struktur ini, Tol Geta akan memberikan akses yang lebih cepat dan efisien antara wilayah Jabar dan Jawa Tengah.