Banjarbaru – Sebanyak 328 siswa SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Banjarbaru mengikuti kegiatan literasi bertajuk Banyaring Goes to School yang digelar Komunitas Read Aloud Kalimantan Selatan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan metode read aloud atau membaca nyaring sebagai cara mengenalkan budaya membaca kepada anak dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan. Para siswa tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga mengikuti aktivitas kreatif yang berkaitan dengan isi buku.

Program ini menjadi bagian dari gerakan literasi Komunitas Read Aloud Kalsel yang tahun ini mulai diperluas ke sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Tengah.

Dalam kegiatan itu, siswa dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenjang kelas. Untuk kelas rendah, peserta mendengarkan cerita dari buku Aku Kartini. Sedangkan siswa kelas tinggi mengikuti sesi membaca buku Ketika Dian Batuk.

Usai sesi membaca, para siswa mengikuti bookish play bersama relawan komunitas. Siswa kelas rendah membuat amplop berisi harapan, sementara kelas tinggi membuat replika paru-paru dari botol bekas.

Perwakilan komunitas menyebut metode membaca nyaring tidak hanya membantu anak memahami isi cerita, tetapi juga melatih kemampuan menyimak, komunikasi, hingga membaca dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.

Kegiatan Banyaring Goes to School dijadwalkan berlangsung rutin di sejumlah sekolah sebagai upaya memperluas akses literasi bagi anak-anak di Kalimantan Selatan.