Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, DPRD Provinsi Jakarta menggelar kegiatan penggalangan dana dalam rangka penyelenggaraan Badan Kehormatan (BK) Award 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Ketua DPRD Provinsi Jakarta, Khoirudin, menjelaskan bahwa penggalangan dana tersebut merupakan wujud kepedulian para anggota dewan terhadap korban bencana. Ia menekankan bahwa masih banyak warga yang membutuhkan bantuan dan dukungan dari masyarakat luas.
“Hari ini, seluruh anggota DPRD Jakarta berkumpul dalam kegiatan pengumpulan donasi bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah Sumatera,” ujar Khoirudin melalui pernyataannya.
Hingga puncak acara BK Award 2025 berlangsung pada pukul 21.20 WIB, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 359.681.648. Angka ini bisa terus bertambah karena penggalangan dana masih terbuka hingga saat ini.
Seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan secara tunai kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta. BPBD kemudian akan menggunakan dana tersebut untuk membantu kebutuhan warga yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Khoirudin menegaskan bahwa pihaknya sepenuhnya mempercayakan penyaluran bantuan kepada BPBD. Ia juga menyampaikan kemungkinan adanya perwakilan DPRD yang turun langsung ke lokasi bencana untuk memantau proses penyaluran bantuan tersebut.
“Donasi ini menjadi wujud komitmen DPRD DKI Jakarta bersama warga Jakarta dalam memperkuat kepedulian sosial bagi masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana,” tambah Khoirudin.
BK Award sendiri merupakan ajang pertanggungjawaban kinerja dewan kepada masyarakat. Ketua BK DPRD Provinsi Jakarta, Yudha Permana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirangkai dengan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Terkait BK Award, ke depan kegiatan ini akan kami laksanakan secara rutin setiap tahun. Kami berharap ini menjadi budaya baik sekaligus bentuk pertanggungjawaban kinerja DPRD kepada warga Jakarta,” jelas Yudha.
Menurut Yudha, kegiatan ini menjadi yang pertama kali dilakukan oleh DPRD Jakarta dengan membuka ruang partisipasi publik secara luas. Dalam acara tersebut, para anggota dewan juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga, pelajar, dan mahasiswa untuk bertemu serta berdiskusi langsung.
Tujuan dan Manfaat Penggalangan Dana
Penggalangan dana ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
Membantu masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera
Meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat Jakarta
* Menjalin kerja sama antara DPRD dengan lembaga penanggulangan bencana
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat seperti:
Memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat
Memberikan kesempatan bagi warga untuk ikut serta dalam kegiatan sosial
* Meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana bantuan
Proses Pengumpulan Dana
Proses pengumpulan dana dilakukan melalui berbagai cara, termasuk:
Donasi langsung di acara BK Award 2025
Penerimaan donasi melalui rekening bank
* Partisipasi dari anggota dewan dan masyarakat umum
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, tenda pengungsian, dan bantuan medis. Seluruh proses penyaluran dana akan dipantau secara ketat oleh BPBD Provinsi Jakarta.
Tantangan dan Harapan
Meskipun kegiatan ini telah berjalan lancar, masih ada tantangan yang dihadapi, seperti:
Keterbatasan waktu dalam pengumpulan dana
Keterbatasan sumber daya untuk distribusi bantuan
* Kesulitan dalam koordinasi antar lembaga
Namun, DPRD Provinsi Jakarta tetap optimis bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terdampak bencana. Harapan besar diarahkan agar kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Tinggalkan Balasan