Tiga Tahun Berjalan, Primaya Hospital Depok Hadirkan Layanan Baru
Primaya Hospital Depok telah memasuki usia tiga tahun sejak berdirinya. Selama periode tersebut, rumah sakit ini terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Pada peringatan hari jadinya yang ke-3, Primaya Hospital Depok meresmikan dua layanan baru, yaitu Layanan Kemoterapi dan Klinik Sabrina yang fokus pada kesehatan pernapasan anak.
Dengan mengusung tema “Amazing Journey of Care”, perayaan ini mencerminkan perjalanan penuh inovasi, peningkatan mutu, serta komitmen terhadap pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien.
Layanan Kemoterapi: Jawaban atas Kebutuhan Pasien Onkologi
Kehadiran Layanan Kemoterapi di Primaya Hospital Depok menjadi jawaban atas kebutuhan pasien onkologi yang memerlukan terapi berkelanjutan tanpa harus bepergian jauh. Fasilitas ini dilengkapi dengan ruangan yang nyaman, pemantauan ketat oleh dokter spesialis, serta protokol keamanan sesuai standar onkologi modern.
Direktur Primaya Hospital Depok, dr. Hanny Merliana, MARS, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap bagi masyarakat Depok dan sekitarnya. Ia menyatakan bahwa tiga tahun adalah perjalanan penuh pembelajaran dan inovasi. Peresmian layanan Kemoterapi dan Klinik Sabrina merupakan bentuk nyata dari upaya mereka menghadirkan layanan yang semakin lengkap.
Ia menambahkan bahwa rumah sakit ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas, dekat, dan terpercaya. Hal tersebut menjadi bagian dari Amazing Journey of Care yang saat ini tengah dibangun oleh Primaya Hospital Depok.
Klinik Sabrina: Layanan Terpadu untuk Kesehatan Pernapasan Anak
Klinik Sabrina sendiri merupakan layanan terpadu yang menangani berbagai keluhan pernapasan pada anak, mulai dari batuk berulang, alergi, asma, hingga infeksi saluran napas akut (ISPA). Menurut dr. Hanny, ISPA termasuk dalam lima besar penyakit yang ditangani di Primaya Hospital Depok, dengan kasus terbanyak berasal dari pasien anak.
Tingginya angka ini disebabkan meningkatnya infeksi virus dan bakteri, termasuk influenza yang dominan pada tahun ini. Sementara itu, untuk layanan kemoterapi, pihak rumah sakit berharap pasien kanker dapat menjalani terapi secara lebih nyaman dan konsisten. Kedekatan fasilitas menjadi faktor penting dalam keberlangsungan terapi jangka panjang.
“Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perawatan yang aman, profesional, dan penuh empati di setiap sesi,” tambahnya.
Pengembangan Fasilitas dan Ekspansi Jaringan
Di sisi lain, Chief Business Development Officer Primaya Hospital, Yoseph Bambang Pamungkas, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengembangkan fasilitas rumah sakit baik dari sisi layanan maupun kapasitas. Secara eksisting, mereka menambah centre of excellence, menambah dokter-dokter spesialis, dan memperbesar kapasitas rumah sakit.
Ia juga mengungkapkan bahwa Primaya Hospital melakukan ekspansi dengan menambah jumlah rumah sakit. Hingga tahun ini, jaringan Primaya Hospital telah mencapai 20 cabang di berbagai daerah.
Kontribusi dalam Pemenuhan Kebutuhan Layanan Kesehatan
Dengan hadirnya layanan baru tersebut, Primaya Hospital Depok berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang onkologi dan kesehatan pernapasan anak.

Tinggalkan Balasan