Sidang Lanjutan Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Prada Lucky
Sidang lanjutan kasus penganiayaan yang menewaskan Prada Lucky kembali digelar di Pengadilan Militer III-14 Kupang pada Kamis, 11 Desember 2025. Proses sidang ini menjadi perhatian utama masyarakat karena terkait dengan seorang prajurit TNI yang diduga melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan kematian.
Pembacaan tuntutan untuk berkas 40-K dan 42-K dilakukan oleh Oditur Militer Alex Panjaitan. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa tuntutan tersebut dibuat berdasarkan fakta-fakta persidangan yang telah dikumpulkan, termasuk alat bukti, keterangan saksi, ahli, serta barang bukti yang diajukan selama proses pemeriksaan.
Oditur Alex Panjaitan menegaskan bahwa tindakan para terdakwa dinilai melanggar disiplin dan hukum pidana militer. Ia menyoroti beberapa unsur pelanggaran yang terpenuhi, seperti unsur “militer”, “dalam dinas”, dan “kesengajaan”. Hal ini merujuk pada pasal-pasal terkait dalam hukum militer.
Selama pembacaan tuntutan, satu momen yang sangat menarik perhatian adalah ketika terdakwa, Letnan Satu Infanteri Ahmad Faisal, tampak menahan tangis. Ekspresi wajahnya mulai berubah drastis saat Oditur menyebutkan detail-detail perbuatan yang didakwakan kepadanya. Nafasnya terlihat memburu setiap kali ada informasi yang menyentuh perasaannya.
Meski begitu, sebagai seorang prajurit aktif, Ahmad Faisal tetap berdiri tegak. Ia menggenggam tangan di belakang tubuhnya, seragam hijau TNI AD lengkap dengan tanda pangkat Letnan Satu dan atribut Kesatuan YONIP TP834WM Naga Keo NTT melekat rapi di tubuhnya. Sikap ini menunjukkan statusnya sebagai prajurit aktif.
Selama proses pembacaan, Ahmad Faisal terlihat berusaha mengendalikan emosinya. Meski tidak sampai menangis terisak, getaran halus tampak pada rahangnya dan raut wajah yang tegang menunjukkan bahwa ia sedang berjuang menahan air mata. Beberapa pengunjung sidang saling melirik, merasakan perubahan suasana yang mendadak lebih sendu.
Agenda sidang hari ini adalah pembacaan tuntutan yang mencakup definisi tindakan memukul menurut KBBI, serta peran prajurit dalam menjaga kedaulatan dan melindungi segenap bangsa. Unsur-unsur pelanggaran yang disebutkan mencakup aspek-aspek penting dalam hukum militer.
Sampai berita ini ditulis, proses sidang masih berlangsung dan belum sampai pada hasil tuntutan. Para pihak terkait akan terus mengikuti perkembangan kasus ini agar dapat mengetahui hasil akhir dari sidang tersebut.

Tinggalkan Balasan