Upaya OJK Meningkatkan Akses dan Keterjangkauan Layanan Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan masyarakat terhadap produk serta layanan keuangan formal. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi dalam kegiatan Financial Expo 2025 di Rita Supermall Purwokerto. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Kantor OJK Purwokerto.

Friderica menekankan bahwa salah satu tujuan utama inklusi keuangan adalah membuat masyarakat dapat menjangkau produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Untuk mencapai tujuan tersebut, OJK terus mendorong Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) agar lebih aktif memperluas akses kepada masyarakat melalui pembiayaan dan kredit yang cepat, mudah, dan memiliki tingkat pengembalian yang wajar.

Selain itu, OJK juga mendorong terbangunnya sinergi dan kolaborasi antara OJK, PUJK, dan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Friderica menekankan pentingnya inklusi keuangan yang bertanggung jawab, tanpa memaksakan produk yang tidak tepat pada calon konsumen.

Partisipasi Pemangku Kepentingan

Puncak Bulan Inklusi Keuangan Kantor OJK Purwokerto turut dihadiri oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Anggota DPRD Banyumas Andrias Kartikosari, Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady, dan Ketua FKIJK Purwokerto Heru Senjaya. Acara ini digelar bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Purwokerto dan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM di wilayah Kantor OJK Purwokerto.

Financial Expo dengan tema “Inklusi Keuangan Untuk Semua, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” dimeriahkan oleh pameran lembaga jasa keuangan di bidang perbankan, industri keuangan non-bank, dan pasar modal, serta pameran UMKM yang menampilkan komoditas unggulan dan produk khas wilayah Eks Karesidenan Banyumas.

Pesan dari Bupati Banyumas

Dalam sambutannya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa Puncak Bulan Inklusi Keuangan merupakan bentuk nyata dari komitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi kemajuan ekonomi lokal.

Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady menyampaikan bahwa OJK akan terus bersinergi dengan stakeholder dan mendukung peningkatan literasi serta inklusi keuangan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah daerah melalui TPAKD.

Tujuan dan Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan

Tujuan dari pelaksanaan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 adalah membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat; meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan; memublikasikan program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen; mendorong pembukaan rekening serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan; dan mengampanyekan budaya menabung di berbagai sektor jasa keuangan.

Pada puncak BIK juga dilakukan penyerahan secara simbolis inklusi keuangan oleh beberapa perwakilan Lembaga Jasa Keuangan yang terlibat. Beberapa contoh penyerahan antara lain:

  • Akses permodalan kepada UMKM untuk mendukung ketahanan pangan oleh PT Bank BRI Cabang Purwokerto yang akan diberikan kepada UD. Hasil Bumi Lumbung Padi.
  • Pembukaan rekening tabungan Simpanan Pelajar oleh PT BPR BKK Purbalingga (Perseroda) kepada 515 siswa SMKN 1 Bukateja.
  • Akses permodalan kepada Pedagang di Banyumas melalui penyaluran kredit Bawor (Program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR)) oleh PT BPR BKK Purwokerto (Perseroda) kepada 37 nasabah.
  • Pembukaan rekening tabungan Emas oleh PT Pegadaian kepada sejumlah 173 nasabah.
  • Pembukaan rekening efek dalam “program guruku investor saham” oleh Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan DIY kepada 282 guru.
  • Pembukaan polis asuransi “SIMAS Rumah dan SIMAS Motor oleh PT Asuransi Sinar Mas Cabang Purwokerto kepada salah satu Kantor Notaris di Purwokerto.

Kegiatan Tambahan

“Kegiatan Fin Expo diikuti 16 lembaga jasa keuangan secara langsung maupun melalui perwakilan asosiasi dan 10 UMKM yang berasal dari wilayah Eks Karesidenan Banyumas dengan berbagai komoditas unggulan dan produk khas di wilayahnya,” ucap Haramain.

Selain kegiatan Fin Expo, terdapat kegiatan-kegiatan lain seperti tiga sesi talkshow mengenai perencanaan keuangan untuk berinvestasi dan pengelolaan keuangan keluarga, lomba mewarnai dan dance competition, pengecekan SLIK dan informasi terkait waspada pinjaman online ilegal dan judi online.